Keluarga korban histeris
Keluarga korban pembunuhan TKI Malaisya Histeris.
JEMBER- Suasana dirumah duka korban pembunuhan di Malaisya langsung pecah, disaat Mobil Jenazah datang, membawa jenazah korban pembunuhan yang terjadi di Malaisya, keluar sangat histeris ketika peti jenazah dikeluarkan dari Mobil Ambulan pada Selasa sore, selain itu keluarga korban seakan tidak percaya dan tidak terima atas kejadian yang telah menimpa keluarganya dengan cara yang tragis, kejadian ini terjadi di hari Sabtu tanggal 15/7/2017 yang lalu. Selasa (18/7) sekitar pukul 15.00 WIB.
Jenazah Kholili TKI asal Indonesia yang bekerja di Malaisya ini di pulangkan dari negara malaisya pada Selasa pagi bersama toke/tekong ( panggilan Bos dalam istilah MADURA ) bos dari saudara kholili ini bernama Anab asal melayu. Dalam perjalanan pengantaran jenazah tersebut hanya ditemani oleh Anab hingga sampai di Bandara Juanda, sesampainya di juanda kerabat dari korban sudah menunggu kedatangan jenasah di Bandara juanda Surabaya. Korban pembunuhan ini diantarkan kerumah duka dengan Ambulan.
Kholil mengatakan (kakak kandung korban) keluarga merasa sangat terpukul atas kejadian yang menimpa adik kandungnya tersebut, dirinya masih masih belum bisa Trrims stay krmarin adiknya yang dianggap tidak wajar.dalam perjalan mengantar jenasah adiknya kholil seaman tudak sanggup melihat Peri nati yang berada disampingnya," SayA sebagai kakaknya masih belum terima dengan kematian adik SayA yang Tragis , " ucapanya.
Kholil menambahkan, kematian adiknya tersebut tidak ada yang mengetahui siapa yang tega menghabisi nyawa adiknya hingga nyawa Kholili melayang dengan cara mengenaskan, dalam kasus pembunuhan yang menimpa adiknya tersebut saat ini terus di selidiki oleh pihak kepolisian Malaisya, " pihak kepolisian malaisya terus melakukan penyelidikan atas pembunuhan yang terjadi di negaranya," imbuhnya.
Dalam pengantaran jenazah tersebut seluruh biaya masih ditanggung sepenuhnya oleh bos dari korban yang bernama Anab.
" kholili tewas di Malaisya pada sabtu yang lalu, pria kelahiran jember ini hembuskan nafas terakhirnya dengan meninggalkan 1 istri dan 2 orang anak, ".
Pihak korban berharap kejadian ini mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah dan pihak-pihak terkait, dan berharap kasus yang menimpa Kholili diusut secara tuntas. Pungkasnya.
JEMBER- Suasana dirumah duka korban pembunuhan di Malaisya langsung pecah, disaat Mobil Jenazah datang, membawa jenazah korban pembunuhan yang terjadi di Malaisya, keluar sangat histeris ketika peti jenazah dikeluarkan dari Mobil Ambulan pada Selasa sore, selain itu keluarga korban seakan tidak percaya dan tidak terima atas kejadian yang telah menimpa keluarganya dengan cara yang tragis, kejadian ini terjadi di hari Sabtu tanggal 15/7/2017 yang lalu. Selasa (18/7) sekitar pukul 15.00 WIB.
Jenazah Kholili TKI asal Indonesia yang bekerja di Malaisya ini di pulangkan dari negara malaisya pada Selasa pagi bersama toke/tekong ( panggilan Bos dalam istilah MADURA ) bos dari saudara kholili ini bernama Anab asal melayu. Dalam perjalanan pengantaran jenazah tersebut hanya ditemani oleh Anab hingga sampai di Bandara Juanda, sesampainya di juanda kerabat dari korban sudah menunggu kedatangan jenasah di Bandara juanda Surabaya. Korban pembunuhan ini diantarkan kerumah duka dengan Ambulan.
Kholil mengatakan (kakak kandung korban) keluarga merasa sangat terpukul atas kejadian yang menimpa adik kandungnya tersebut, dirinya masih masih belum bisa Trrims stay krmarin adiknya yang dianggap tidak wajar.dalam perjalan mengantar jenasah adiknya kholil seaman tudak sanggup melihat Peri nati yang berada disampingnya," SayA sebagai kakaknya masih belum terima dengan kematian adik SayA yang Tragis , " ucapanya.
Kholil menambahkan, kematian adiknya tersebut tidak ada yang mengetahui siapa yang tega menghabisi nyawa adiknya hingga nyawa Kholili melayang dengan cara mengenaskan, dalam kasus pembunuhan yang menimpa adiknya tersebut saat ini terus di selidiki oleh pihak kepolisian Malaisya, " pihak kepolisian malaisya terus melakukan penyelidikan atas pembunuhan yang terjadi di negaranya," imbuhnya.
Dalam pengantaran jenazah tersebut seluruh biaya masih ditanggung sepenuhnya oleh bos dari korban yang bernama Anab.
" kholili tewas di Malaisya pada sabtu yang lalu, pria kelahiran jember ini hembuskan nafas terakhirnya dengan meninggalkan 1 istri dan 2 orang anak, ".
Pihak korban berharap kejadian ini mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah dan pihak-pihak terkait, dan berharap kasus yang menimpa Kholili diusut secara tuntas. Pungkasnya.


Komentar
Posting Komentar